UNTUKMU YANG KESULITAN MENAFKAHI ISTRI, Renungkan ini!!!

UNTUKMU YANG KESULITAN MENAFKAHI ISTRI-hai sobat nyleneh.com lagi-lgai ane dapat sesuatu yaog luar biasa,saat melihat ke beranda akun facebook ane,ane melihat ada judul unggahan yang menarik perhatian ane,setelah ane klik kelanjutan dari bacaan dalam unggahan tersebut,hati ane terenyuh ddan sempat ingin meneteskan airmata,pasalnya dalam unggahan tersebut telah mengisahkan betapa mulianya seorang istri yang bertaqwa kepada Allah,sehingga mampu menenangkan hati suaminya dan mampu menerima keadaan suaminya meski dalam keterpurukan.
Dalam kisah tersebut mngetengahkan tauladan dalam keluarga seorang Ulama’ besar,subhanallah…kisah yang pendek dengan makna yang dalam

Berikut adalah kisah yang ane adopsi dari unggahan tersebut dengan judul UNTUKMU YANG KESULITAN MENAFKAHI ISTRI

image

Hal pertama yang ditanyakan KH. Achmad Masduqie Mahfudz ke Ny. Hj. Chasinah setelah menikah adalah: “Kalau ternyata di kemudian hari Allah tidak memberiku rizki yang cukup untuk menghidupi keluarga dan kita hidup serba kekurangan, apa kamu tetap sanggup menjadi istriku?”

Dengan penuh keyakinan sang istri mengangguk sambil tersenyum. Hal inilah yang membuat Abah Masduqie gigih berjuang dalam mencari nafkah tanpa kekhawatiran apapun, karena tidak mengejar jumlah tetapi lebih penting ridla Allah.

Senada dengan kisah di atas, Syaikh Mulla Ramadhan, ayah dari Syaikh Dr. M. Said Ramadhan al-Buthi, ketika mengajak sang istri untuk hijrah dari Turki ke Syiria karena krisis moral dan krisis agama saat itu, berkata: “Wahai istriku, kehidupan kita nanti setelah kita berpergian akan lebih susah dari yang kamu bayangkan. Wajib bagimu untuk membanyangkan bahwa kita akan berada dalam keadaan yang tidak memiliki dan miskin. Seluruh kenikmatan yang kita nikmati di tempat ini akan menjadi hilang. Oleh karena itu aku merasa tidak cukup dengan ucapanmu ‘Mau’, akan tetapi aku ingin ridhamu dan kesabaranmu dan tidak ada penyeselan atas pilihanmu.”

Lalu sang istri menjawab dengan jawaban yang mengejutkan:

ان الله يرزق الفاسق والكافر، أفلا يرزقك انت؟

“Wahai suamiku, Allah memberikan rizki kepada seorang yang fasik dan kafir, apakah iya Dia tidak meberikan rizki kepadamu?” (Foto: Abah Masduqie dan Gus Dur. Sumber tulisan dari Akang Mangli dan foto dari Kiai Shampton Mashduqi).

Posted from WordPress for Android

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s